BOGOR, Ma’had Sabilul Qur’an – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Ma’had Sabilul Qur’an (MSQ) pada Sabtu, 11 Juli 2026 (bertepatan dengan 26 Muharram 1448 H). Ma’had Sabilul Qur’an sukses menggelar agenda akbar tahunan, yaitu Silaturahmi Keluarga Besar MSQ dalam rangka penyambutan santri baru serta pengambilan rapor semester genap.

Sejak pagi hari, area pondok telah ramai dipadati oleh para orang tua atau wali santri yang datang untuk mengantarkan putra mereka. Rangkaian acara dimulai dengan prosesi kedatangan santri baru dan registrasi kehadiran. Langkah awal para santri melintasi gerbang masuk ini diharapkan menjadi awal perjalanan menuntut ilmu yang penuh berkah, kemudahan, serta menjadi ruang adaptasi yang baik dalam lingkungan berbasis Al-Qur’an.

Setelah registrasi selesai, acara penyambutan dibuka secara resmi. Agenda formal diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara syahdu oleh ananda Thufeil Rantissi Luzman. Ia melantunkan Surah Al-Isra ayat 23–25, yang memuat pesan mendalam mengenai perintah Allah SWT untuk berbakti kepada kedua orang tua (birrul walidain). Ayat-ayat ini menjadi pengingat bagi seluruh hadirin akan besarnya pengorbanan orang tua dalam mengantarkan putra mereka hingga ke titik ini.

Memasuki agenda sambutan, Ustadz Nurohman selaku Ketua Panitia Sistem Penerimaan Santri Baru (SPMB) memberikan laporan dan ucapan selamat datang kepada seluruh keluarga besar santri baru.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian sambutan dan arahan strategis dari Pimpinan Ma’had Sabilul Qur’an, Ustadz Ubaidillah Al Ihror, S.E., Hafizhahullah. Dalam arahannya, beliau memberikan wejangan serta bekal mental bagi para santri agar senantiasa memiliki keistiqamahan dan keteguhan hati selama menempuh pendidikan di pondok.
Prosesi Serah Terima Santri dan Pengenalan Program


Salah satu momen paling mengharukan dalam acara ini adalah prosesi penyerahan santri secara simbolis dari orang tua kepada pihak ma’had. Bapak Deni, yang hadir selaku perwakilan wali santri, secara resmi menyerahkan amanah pendidikan putra mereka kepada lembaga. Penyerahan tersebut diterima langsung oleh Ustadz Muhammad Saleh, S.Ag., M.Ag., Hafizhahullah, menandai dimulainya tanggung jawab bersama antara ma’had dan orang tua dalam mencetak generasi Qur’ani yang shalih.

Untuk membangun sinergi yang kuat, sesi berikutnya diisi dengan pengenalan struktur organisasi ma’had. Ustadz Agus Fadilla Sandi, S.H., M.Ag., Hafizhahullah, memaparkan jajaran pengurus, musyrif (pembimbing asrama), hingga staf karyawan MSQ yang akan mendampingi keseharian santri.

Bukan hanya pengenalan staf, para orang tua juga dibekali pemahaman akademis melalui Sosialisasi Program Pendidikan Tahfizh yang dipaparkan kembali oleh Ustadz Muhammad Saleh, S.Ag., M.Ag. Pada sesi ini, dijelaskan secara detail mengenai target hafalan, metodologi, serta sistem evaluasi tahfizh.

Setelah seluruh rangkaian seremonial penyambutan selesai, acara utama ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Fathul Mujab, S.Pd., Hafizhahullah.
Setelah seluruh rangkaian seremonial penyambutan selesai, agenda dilanjutkan dengan dua aktivitas paralel yang berjalan bersamaan. Bagi santri lama beserta wali santri, kegiatan langsung diarahkan pada pengambilan rapor semester genap, yang sekaligus menjadi momentum evaluasi hasil belajar demi menyongsong tahun ajaran baru dengan semangat yang lebih tinggi.

Sementara itu, santri baru beserta orang tua/wali masih tetap berada di dalam masjid untuk mengikuti sesi pemaparan khusus dari bagian kepengasuhan. Sesi ini disampaikan langsung oleh Ustadz Ibnu Hafizduddin , yang memaparkan berbagai hal penting terkait teknis kepengasuhan, tata tertib, serta adaptasi kehidupan berasrama agar para santri baru dapat menjalani masa pendidikan di ma’had dengan nyaman, tertib, dan penuh tanggung jawab.

