Bogor, 9 Desember 2025 — Ma’had Sabilul Qur’an (MSQ) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu dan profesionalisme pengelolaan lembaga dengan menargetkan perolehan ISO Educational Organization Management System (EOMS). Komitmen ini disampaikan dalam Rapat Kerja MSQ yang dilaksanakan pada Selasa, 9 Desember 2025, bersama jajaran pimpinan dan para kepala divisi.
Langkah menuju ISO EOMS ini merupakan bagian dari ikhtiar MSQ dalam membangun tata kelola lembaga pendidikan Al-Qur’an yang terstandar, terukur, dan berkelanjutan, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan pendidikan Islam yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.

ISO EOMS sebagai Standar Sistem dan Budaya Mutu, Bukan Sekadar Sertifikat
ISO EOMS dipahami sebagai sistem manajemen organisasi pendidikan yang memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar mutu internasional. Bagi MSQ, sertifikasi ini bukan tujuan akhir, melainkan sarana untuk membangun budaya kerja berbasis sistem, data, evaluasi, dan perbaikan berkelanjutan.
Melalui penerapan ISO EOMS, MSQ menargetkan pengelolaan lembaga yang lebih rapi, terukur, serta mampu meminimalisir kesalahan yang berpotensi berdampak luas, sehingga kualitas layanan pendidikan Al-Qur’an dapat terus ditingkatkan.

Arahan Ust. Ubaidillah: Sistem adalah Warisan Lembaga
Mudir MSQ Bidang Manajemen dan Wirausaha, Ust. Ubaidillah menekankan bahwa sistem merupakan fondasi utama keberlangsungan lembaga.
“Lembaga pendidikan tidak boleh bergantung pada figure semata. Yang harus diwariskan adalah sistem. Tanpa sistem yang jelas, biasanya setiap pergantian SDM diikuti dengan pergantian cara dan arah kerja. ISO EOMS membantu kita menjaga konsistensi itu,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa standar ISO merupakan acuan internasional yang dapat menjadi pijakan bagi MSQ untuk melampaui standar tersebut dengan tetap menjaga nilai-nilai Islam.
Arahan Ust. Agus: Itqon, Berbasis Data, dan Pelayanan
Sementara itu Mudir MSQ Bidang SDM dan Dakwah, Ust. Agus Fadilla Sandi menegaskan bahwa pengelolaan lembaga pendidikan Al-Qur’an harus dilandasi prinsip itqon—profesional, rapi, dan bertanggung jawab.
“Mengelola pendidikan adalah amanah. ISO EOMS mendorong kita bekerja dengan sistem yang jelas, berbasis data, dan evaluatif. Ini bagian dari kesungguhan MSQ dalam memberikan pelayanan terbaik kepada umat,” jelasnya.
Menurutnya, ISO EOMS akan memperkuat arah pengembangan layanan pendidikan MSQ agar lebih terstruktur dan berorientasi mutu jangka panjang.
Komitmen Ma’had Sabilul Qur’an Menuju Pelayanan Pendidikan Berstandar Internasional
Melalui langkah strategis menuju ISO EOMS, Ma’had Sabilul Qur’an (MSQ) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan pendidikan Al-Qur’an yang berkualitas dan berstandar internasional, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan visi dakwah.

Penerapan standar internasional ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik, membuka ruang kolaborasi yang lebih luas, serta menjadikan MSQ sebagai lembaga pendidikan Al-Qur’an yang profesional, berkelanjutan, dan terpercaya di tingkat nasional maupun global.
