Bogor, Sabtu 01 November 2025 — Ma’had Sabilul Qur’an menggelar pertemuan wali santri perdana untuk santri baru setelah mereka menyelesaikan rangkaian program Marhalah Tamhidiyah. Kegiatan ini juga dihadiri oleh wali santri lama sebagai bentuk kesinambungan komunikasi dan koordinasi antara keluarga dan pihak pesantren.

Pertemuan berlangsung di aula utama dengan suasana yang hangat dan akrab. Para wali santri duduk bersama menyimak pemaparan program, perkembangan awal santri, serta arah pembinaan yang akan dijalankan pada fase berikutnya.
Kajian Adab sebagai Pondasi Pendidikan

Dalam kesempatan ini, wali santri dan santri bersama-sama mengikuti kajian adab yang disampaikan oleh Associate Prof. Dr. Akhmad Alim, Lc., MA.
Beliau menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari ilmu yang dikuasai, namun terutama pada adab, kebiasaan baik, dan karakter yang terbangun sedikit demi sedikit dalam keseharian.
“Anak yang beradab akan mudah menerima ilmu. Maka rumah dan pesantren perlu berjalan seiring dalam mendidik,” tutur beliau.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah kerja bersama, bukan hanya guru dan bukan hanya orang tua, tetapi kolaborasi yang saling menguatkan.
Penampilan Santri Baru
Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan santri baru sebagai bentuk apresiasi atas proses belajar yang telah mereka jalani selama mengikuti Marhalah Tamhidiyah.

Pada sesi ini, para santri mempresentasikan hafalan Tuhfatul Athfal dan At-Tibyan, hafalan doa dan zikir harian dengan penuh kesungguhan. Meski sederhana, penampilan tersebut mencerminkan perkembangan awal yang positif dalam hal kedisiplinan, kemandirian, dan keseriusan para santri dalam menapaki proses pembelajaran di ma’had.
Sinergi Wali Santri dan Pesantren
Pihak ma’had juga menyampaikan pentingnya komunikasi terbuka antara wali santri dan pesantren, terutama dalam hal pembinaan kedisiplinan, jadwal belajar, dan pembiasaan ibadah harian.

Pertemuan diakhiri dengan doa bersama, berharap agar setiap langkah pendidikan yang ditempuh para santri menjadi jalan menuju kebaikan dan kemuliaan akhlak.

Masya Allah barokallah semoga terus berkembang sma’had Sabilul Qur’an