Ma'had Sabilul Qur'an

MSQ Ikuti Pelatihan ProLM untuk Penguatan Kepemimpinan Berbasis Keteladanan Nabi

MSQ Ikuti Pelatihan ProLM untuk Penguatan Kepemimpinan Berbasis Keteladanan Nabi

Pembinaan Kepemimpinan Qur’ani untuk Menjawab Tantangan Zaman

Ma’had Sabilul Qur’an (MSQ) mengirimkan satu perwakilan, yaitu Ust. Ubaidillah Al Ihror, untuk mengikuti pelatihan ProLM – Prophetic Leadership and Management Wisdom yang diselenggarakan pada Ahad, 09 November 2025. Pelatihan ini berlangsung di Aula Utama Al-Hambra Masjid Tazkia, Bogor, dari pukul 07.00 hingga 18.00 WIB, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 300 peserta putra-putri dari berbagai lembaga dan komunitas pendidikan.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio, Lc., M.Ec., seorang pakar ekonomi syariah nasional dan penulis Ensiklopedia Prophetic Leadership & Management Wisdom. Pelatihan ini bertujuan menghidupkan konsep kepemimpinan ala Rasulullah SAW dalam praktik manajemen modern, sehingga kepemimpinan tidak hanya efisien dan strategis, tetapi juga berakhlak, berkarakter, dan penuh ruh keilmuan.

Menyerap Nilai Shiddiq, Amanah, Fathanah, dan Tabligh

Sejak awal sesi, peserta diajak memahami kembali akar dari kepemimpinan: bukan hanya kemampuan memerintah, tetapi kemampuan menjaga arah, bersikap adil, serta memberi pengaruh yang baik. Konsep Prophetic Leadership menempatkan empat sifat Rasulullah SAW — Shiddiq, Amanah, Fathanah, dan Tabligh — sebagai fondasi utama pembentukan mental pemimpin.

Baca Juga : Tanggung Jawab orang Tua Dalam Pendidikan Fisik Anak

Ust. Ubaidillah mengikuti setiap rangkaian kegiatan secara aktif, mulai dari sesi penyadaran visi hidup, simulasi communication leadership, hingga refleksi personal. Suasana pelatihan tampak penuh energi: terdapat momen diskusi kelompok, interaksi langsung dengan trainer, serta latihan penyampaian pesan inspiratif kepada audiens.

Salah satu sesi yang paling berkesan adalah self reflection, ketika peserta diajak merenung tentang amanah yang mereka emban dan kepada siapa tanggung jawab itu harus dipertanggungjawabkan. Banyak peserta yang larut dalam suasana kontemplatif, menemukan kembali motivasi terdalam dalam memimpin.

“Pemimpin Harus Lebih Dulu Memimpin Dirinya Sendiri”

Dalam salah satu penyampaian, Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio menegaskan:

“Leadership adalah menentukan arah, sedangkan management adalah memastikan cara mencapainya. Keduanya harus berjalan bersama. Dan itu hanya bisa dilakukan oleh orang yang terlebih dahulu mampu memimpin dirinya sendiri.”

Makna Pelatihan bagi Pembinaan MSQ

Keikutsertaan Ust. Ubaidillah Al Ihror dalam pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan kepemimpinan di MSQ. Wawasan dan metode yang diperoleh akan diterapkan kembali dalam pembinaan santri, terutama dalam membangun karakter amanah, disiplin, komunikasi yang baik, serta kemampuan mengambil keputusan dengan bijak.

Dengan demikian, pelatihan ini bukan kegiatan seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk menyiapkan santri MSQ sebagai leader of future ummah — pemimpin yang Qur’ani, visioner, komunikatif, dan siap mengemban amanah umat.

Penutup

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Ma’had Sabilul Qur’an dalam mewujudkan visi besar lembaga, yaitu “Menjadi lembaga pendidikan Al-Qur’an terkemuka dan bertaraf internasional pada tahun 2030.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *