Jakarta, 4 Januari 2026 — Ma’had Sabilul Qur’an (MSQ) kembali menunjukkan komitmennya dalam membumikan Al-Qur’an di tengah umat melalui kegiatan Kajian Special Tahsin bertajuk “Ikhtiar Menjadi Ahlul Qur’an: Jalan Hidup Hamba Beriman”. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh makna pada Ahad (4/1/2026) di Rumah Al-Qur’an Aqsyanna, Mushalla Ar-Rahman Lantai 2, dan terbuka untuk masyarakat umum.
Kajian ini menghadirkan Ust. Agus Fadilla Sandi, S.H., M.Ag, selaku Pimpinan Ma’had Sabilul Qur’an, yang dikenal aktif dalam dakwah pendidikan Al-Qur’an, ketahanan keluarga Qur’ani, serta pembinaan umat berbasis nilai-nilai wahyu.
Dalam pemaparannya, Ust. Agus menegaskan bahwa menjadi Ahlul Qur’an bukanlah proses instan, melainkan perjalanan hidup yang membutuhkan kesungguhan, kesabaran, dan kontinuitas. Al-Qur’an, menurut beliau, tidak cukup hanya dibaca dan dilantunkan, tetapi harus dihadirkan sebagai way of life dalam seluruh aspek kehidupan seorang mukmin.
“Ketika hidup terasa berat dan jiwa mulai lelah, sering kali itu pertanda kita perlu kembali kepada Al-Qur’an. Bukan sekadar memperbaiki bacaan, tetapi memperbaiki arah hidup,” ungkap Ust. Agus di hadapan peserta.

Antusias Peserta dan Diskusi Penuh Makna
Kajian yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 15.00 WIB tersebut terasa berjalan singkat karena antusiasme peserta yang tinggi. Diskusi berlangsung hidup dengan sedikitnya empat penanya, disertai suasana reflektif, renungan mendalam, dan senyuman yang menguatkan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta foto bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta.
Program ini diselenggarakan oleh Tahsin Aqsyanna dengan semangat “Reconnect With Quran”, sebagai ikhtiar berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas bacaan dan pemahaman Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Apresiasi Koordinator dan Jejak Kontribusi MSQ
Ust. Alif Muzakki, selaku Koordinator Tahsin Aqsyanna, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas terselenggaranya kegiatan ini dengan lancar dan penuh keberkahan. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali diadakan di masa mendatang.
Menariknya, Ust. Alif juga mengungkap bahwa kehadiran Ust. Agus Fadilla Sandi sebagai pemateri berawal dari rekomendasi salah satu pengajar Tahsin Aqsyanna, yang sebelumnya mengikuti Seminar Ketahanan Keluarga yang diselenggarakan oleh Ma’had Sabilul Qur’an (MSQ) di Auditorium Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor pada akhir tahun 2024.
Hal ini menunjukkan konsistensi peran MSQ dalam menghadirkan program-program edukatif yang berdampak luas, tidak hanya pada peserta seminar, tetapi juga melahirkan kolaborasi dan inspirasi lintas komunitas Al-Qur’an.
Sharing Session Bersama Pengajar
Sebelum meninggalkan lokasi kegiatan, Ust. Alif Muzakki juga meminta kesediaan Ust. Agus untuk duduk bersama para pengajar Tahsin Aqsyanna dalam sebuah sharing session. Pada kesempatan tersebut, Ust. Agus memberikan motivasi, arahan, dan penguatan ruhiyah kepada para pengajar agar tetap istiqamah dalam perjuangan mendidik umat melalui Al-Qur’an.
Kegiatan ini pun ditutup dengan kesan mendalam sebagai majelis ilmu yang berkesan, menguatkan kembali ruh Ahlul Qur’an, serta mempererat ukhuwah antar pegiat dakwah Al-Qur’an.
