Ma'had Sabilul Qur'an

Perkuat Manajemen Tahfizh, MSQ melalui Huffazh Center Dampingi PTQ Ad Dawaa

Perkuat Manajemen Tahfizh, MSQ melalui Huffazh Center Dampingi PTQ Ad Dawaa

Bogor — Upaya penguatan sistem manajemen pondok pesantren tahfizh terus dilakukan Ma’had Sabilul Qur’an (MSQ). Melalui unit khusus Huffazh Center, MSQ melaksanakan Asesmen Strategis Manajemen Tahfizh bagi Pondok Tahfizh Qur’an (PTQ) Ad Dawaa, Rabu (21/1/2026), bertempat di ruang meeting MSQ, Bogor.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 hingga 16.30 WIB ini menjadi ruang diskusi mendalam antara dua lembaga pendidikan Al-Qur’an untuk saling berbagi pengalaman, sekaligus memetakan langkah penguatan manajemen pesantren tahfizh secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Perkuat Manajemen Tahfizh, MSQ melalui Huffazh Center Dampingi PTQ Ad Dawaa

Rombongan PTQ    Ad Dawaa dipimpin oleh Haji Kurniawan selaku Ketua Yayasan, didampingi jajaran pimpinan pondok dan sekolah, di antaranya Ust. Moch. Maulana Akbar Tanjung (Kabag Kesantrian), Ustadz Abu Mahdi (Mudir PTQ Putra), Ust. Abu Faiz (Mudir ‘Aam), Ust. Harits (Kabag Tahfizh), serta Mr. Deni selaku Kepala Sekolah SMA.

Kehadiran mereka disambut langsung oleh jajaran pimpinan MSQ, yakni Ustadz Ubaidillah Al Ihror (Mudir Sistem Manajemen dan Kewirausahaan sekaligus Kepala Huffazh Center), Ustadz Agus Fadilla Sandi (Mudir SDM dan Dakwah), Ustadz Muhammad Saleh (Kepala SMPI dan SMAI Tahfizh MSQ), serta Ustadz Muhammad Yasser Ulwan (Kepala Ketahfizhan MSQ).

Perkuat Manajemen Tahfizh, MSQ melalui Huffazh Center Dampingi PTQ Ad Dawaa

Dalam sambutan pembukaan, Ustadz Agus Fadilla Sandi menyampaikan bahwa pendampingan dan asesmen ini merupakan bagian dari misi MSQ untuk memberikan kontribusi nyata dalam penguatan sistem manajemen pesantren tahfizh di Indonesia.

“MSQ meyakini bahwa kualitas lulusan tahfizh sangat ditentukan oleh kekuatan sistem manajemen lembaganya. Oleh karena itu, MSQ menghadirkan Huffazh Center sebagai unit khusus yang fokus pada pendampingan dan pengembangan manajemen tahfizh,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan PTQ Ad Dawaa, Ust. Abu Faiz, mengungkapkan rasa syukur atas keterbukaan MSQ dalam berbagi pengalaman dan praktik baik pengelolaan pesantren.

“Kami bersyukur dapat diterima dengan baik di MSQ dan diberikan ruang untuk berdiskusi secara terbuka terkait manajemen kelembagaan. Semoga ini menjadi bentuk ta’awun yang membawa keberkahan,” tuturnya.

Sesi inti kegiatan dipandu oleh Ustadz Ubaidillah Al Ihror. Ia menegaskan bahwa sistem manajemen merupakan fondasi utama dalam membangun pesantren tahfizh yang kuat dan berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan Framework Manajemen Tahfizh yang dibedah secara komprehensif, mulai dari Strategic Input Management, Tahfidz Perkuat Manajemen Tahfizh, MSQ melalui Huffazh Center Dampingi PTQ Ad Dawaa

Strategic Planning, System Organization, Operational Execution, Quality Control & Assurance, hingga Huffazh Graduate Profile.

Pembahasan dilakukan secara bertahap dan mendalam, disertai diskusi interaktif untuk memotret kondisi riil PTQ Ad Dawaa serta merumuskan arah pengembangan ke depan.

Pada sesi penutup, kedua lembaga sepakat untuk menindaklanjuti hasil asesmen melalui pendampingan yang lebih khusus dan terarah. Huffazh Center MSQ menyatakan kesiapannya untuk menyampaikan hasil asesmen beserta rekomendasi strategis dalam waktu dekat, yang akan dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua lembaga.

Kesan positif disampaikan oleh Ust. Abu Faiz. Menurutnya, pendekatan yang dilakukan MSQ terasa lebih mendasar dan sistematis dibandingkan pengalaman kunjungan ke pesantren lain sebelumnya.

Perkuat Manajemen Tahfizh, MSQ melalui Huffazh Center Dampingi PTQ Ad Dawaa

“Di MSQ kami benar-benar disadarkan secara mendasar dan terpola. Semoga kerja sama ini bisa berkelanjutan, sehingga kita dapat bersama-sama berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Islam yang berkualitas,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, MSQ melalui Huffazh Center menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dan pendampingan bagi lembaga-lembaga pendidikan Al-Qur’an yang ingin memperkuat sistem manajemen tahfizh secara profesional dan berkelanjutan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *