Mendidik anak dalam Islam bukan sekadar rutinitas harian, melainkan amanah besar yang Allah titipkan kepada orang tua. Dalam Al-Qur’an, Allah ﷻ berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka” (QS. At-Tahrim: 6).
Ayat ini menjadi dasar pentingnya pendidikan anak menurut Islam, yaitu menjaga akidah, akhlak, dan masa depan mereka.
Rasulullah ﷺ memberikan banyak teladan dalam cara mendidik anak. Beliau bersabda: “Perintahkanlah anak-anak kalian untuk shalat ketika berusia tujuh tahun” (HR. Abu Dawud). Hadis ini menunjukkan pentingnya membiasakan anak beribadah sejak dini. Selain itu, Nabi ﷺ juga menekankan agar orang tua menjadi teladan yang baik, penuh kasih sayang, dan selalu mendoakan anak-anaknya, karena doa orang tua adalah doa yang mustajab.
Dalam Islam, anak adalah perhiasan dunia sekaligus bekal akhirat. Dengan mengikuti wasiat Rasulullah tentang anak, orang tua dapat menumbuhkan generasi yang percaya diri, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat. Pendidikan Islami yang benar menyeimbangkan kasih sayang dan ketegasan, antara pengajaran ilmu dan penanaman adab. Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidak ada pemberian yang lebih utama dari seorang ayah kepada anaknya melebihi pendidikan akhlak yang baik” (HR. Tirmidzi).
Oleh karena itu, penting bagi orang tua muslim untuk menerapkan parenting Islami dalam kehidupan sehari-hari. Jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, Rasulullah ﷺ sebagai teladan, dan doa sebagai senjata utama. Dengan begitu, pendidikan anak dalam Islam tidak hanya melahirkan generasi saleh dan cerdas, tetapi juga menjadi cahaya bagi umat dan kebanggaan di dunia serta akhirat.